Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Pelayanan Kartu Keluarga

kk1

Beberapa hal yang perlu dipahami mengenai Kartu Keluarga (KK) ialah sebagai berikut:

  1. setiap penduduk dicatat hanya pada 1 (satu) Kartu Keluarga;
  2. nomor KK diterbitkan secara otomatis melalui proses komputerisasi SIAK, merupakan milik dari Kepala Keluarga dan merupakan bukti bahwa data keluarga telah dihimpun di Pusat Data Kependudukan Daerah dan Nasional;
  3. KK untuk Penduduk WNI diterbitkan oleh Dinas, ditandatangani Kepala Dinas secara elektronik dengan SIAK dan diproses penerbitannya di TPDK Kecamatan.
  4. KK untuk Penduduk WNA diterbitkan oleh Dinas, ditandatangani Kepala Dinas secara elektronik dengan SIAK dan diproses penerbitannya di Dinas.
  5. KK untuk Penduduk campuran WNI dan WNA dengan Kepala Keluarga Penduduk WNI diterbitkan oleh Dinas, ditandatangani Kepala Dinas secara elektronik dengan SIAK dan diproses penerbitannya di Dinas.
  6. KK memuat keterangan mengenai kolom nomor KK, nama lengkap kepala keluarga dan anggota keluarga, NIK, jenis kelamin, alamat, tempat lahir, tanggal lahir, agama, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, status hubungan dalam keluarga, kewarganegaraan, dokumen imigrasi, nama orang tua.
  7. Keterangan mengenai kolom agama bagi Penduduk yang agamanya belum diakui sebagai agama berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan atau bagi penghayat kepercayaan tidak diisi, tetapi tetap dilayani dan dicatat dalam Database Kependudukan.
  8. Nomor KK diberikan oleh Pemerintah dan diterbitkan oleh Dinas setelah biodata Kepala…

Pelayanan KTP

6000_benarkah_e-ktp_tak_boleh_difotokopi

Penyebutan E-KTP ( electronic KTP ) berubah menjadi KTP elektronik dan disingkat KTP-el. KTP-el adalah Kartu Tanda Penduduk yang dilengkapi chip yang merupakan identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh instansi pelaksana, perubahan penyebutan ini sesuai dengan pasal 1 angka 14 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Selain itu,  masa berlaku KTP-el adalah seumur hidup untuk warga Negara Indonesia sedangkan bagi orang asing masa berlakunya disesuaikan dengan masa berlaku Izin Tinggal Tetap. Masa berlaku KTP elektronik bagi WNI adalah seumur hidup, termasuk bagi KTP elektronik yang sudah diterbitkan sebelum undang-undang ini ditetapkan , meskipun berlaku seumur hidup, tetapi bila terjadi perubahan elemen data, rusak atau hilang penduduk pemilik KTP-el wajib melaporkan kepada instansi pelaksana untuk dilakukan perubahan atau penggantian.

 

Pelayanan SKTT

Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas, melaporkan kedatangannya di Daerah kepada Dinas untuk mendapatkan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT).
SKTT diberikan kepada Orang Asing Tinggal Terbatas tanpa melihat persyaratan usia dan status perkawinan. Untuk penerbitan SKTT dalam satu keluarga, diterbitkan Surat Keterangan Tempat Tinggal  Per Keluarga. Masa berlaku SKTT dan SKTT Per Keluarga disesuaikan dengan masa berlakunya Izin Tinggal Terbatas.  
SKTT mencantumkan gambar Lambang Garuda Pancasila dan peta wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, memuat keterangan tentang NIK, nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, pekerjaan, kewarganegaraan, Nomor KITAS, pas foto, masa berlaku, tempat dan tanggal dikeluarkan SKTT, tandatangan dan/atau sidik jari pemegang SKTT, serta memuat nama dan nomor induk pegawai pejabat yang menandatanganinya.

2017 © Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil